<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Epifany&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://epifanylimbong.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://epifanylimbong.wordpress.com</link>
	<description>Just another thoughts from me</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Dec 2011 13:54:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='epifanylimbong.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/dc38701d23a46d5b6ae5c6e08993d74f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Epifany&#039;s Blog</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://epifanylimbong.wordpress.com/osd.xml" title="Epifany&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://epifanylimbong.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Keluhan Tugas Paper &#8211; Psikologi Lintas Budaya</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/12/10/keluhan-tugas-paper-psikologi-lintas-budaya/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/12/10/keluhan-tugas-paper-psikologi-lintas-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 13:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/12/10/keluhan-tugas-paper-psikologi-lintas-budaya/</guid>
		<description><![CDATA[Keluhannya, subjek yang pertama terlalu tertutup membuat saya sebagai interviewer bingung dalam mewawancarainya, sehingga banyak probing yang dilakukan dalam sesi wawancara. dan dalam tugas paper banyak pendapat tentang cara pengerjaannya, sehingga saya dan kelompok saya sempat  salah dalam mengerjakannya.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=178&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keluhannya, subjek yang pertama terlalu tertutup membuat saya sebagai interviewer bingung dalam mewawancarainya, sehingga banyak probing yang dilakukan dalam sesi wawancara. dan dalam tugas paper banyak pendapat tentang cara pengerjaannya, sehingga saya dan kelompok saya sempat  salah dalam mengerjakannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=178&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/12/10/keluhan-tugas-paper-psikologi-lintas-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Psikologi Lintas Budaya (Kebudayaan Indis)</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/10/05/psikologi-lintas-budaya-kebudayaan-indis/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/10/05/psikologi-lintas-budaya-kebudayaan-indis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 05:14:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUAN Sebutan Indis berasal dari istilah Nederlandsch Indie atau Hindia Belanda dalam bahasa Indonesia. Itulah nama suatu daerah jajahan Pemerintah Belanda di Timur Jauh, dan karena itu sering disebut juga Nederlandsch Oost Indie. Orang Belanda pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1619. Mereka semula berdagang tetapi kemudian memonopoli lewat VOC dan akhirnya menjadi penguasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=158&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PENDAHULUAN</p>
<p>Sebutan Indis berasal dari istilah Nederlandsch Indie atau Hindia Belanda dalam bahasa Indonesia. Itulah nama suatu daerah jajahan Pemerintah Belanda di Timur Jauh, dan karena itu sering disebut juga Nederlandsch Oost Indie. Orang Belanda pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1619. Mereka semula berdagang tetapi kemudian memonopoli lewat VOC dan akhirnya menjadi penguasa sampai datangnya Jepang pada tahun 1942. Kehadiran orang-orang Belanda selama tiga abad di Indonesia tentu memberi pengaruh pada segala macam aspek kehidupan. Perubahan antara lain juga melanda seni bangunan atau arsitektur.<br />
Pada mulanya bangunan dari orang-orang Belanda di Indonesia khususnya di Jawa, bertolak dari arsitektur kolonial yang disesuaikan dengan kondisi tropis dan lingkungan budaya. Sebutannya landhuiz, yaitu hasil perkembangan rumah tradisional Hindu-Jawa yang diubah dengan penggunaan teknik, material batu, besi, dan genteng atau seng. Arsitek landhuizen yang terkenal saat itu antara lain Wolff Schoemaker, DW Berrety, dan Cardeel.<br />
Dalam membuat peraturan tentang bangunan gedung perkantoran dan rumah kedinasan Pemerintah Belanda memakai istilah Indische Huizen atau Indo Europeesche Bouwkunst. Hal ini mungkin dikarenakan bentuk bangunan yang tidak lagi murni bergaya Eropa, tetapi sudah bercampur dengan rumah adat Indonesia.<br />
Di Surabaya, bangunan tersebut nampak pada gedung-gedung cagar budaya yang sebagian besar terdapat di wilayah Surabaya bagian Utara. Misalnya gedung tinggi nan kokoh yang sekarang digunakan sebagai Bank Mandiri, kawasan Pabean, dah kompleks wahana pemerintahan, seperti kediaman gubernur dan hotel. Hala ini pun sebenarnya terlihat di beberapa kota besar lainnya, seperti Jakarta dan Semarang. Umumnya bangunan tersebut tinggi dan memiliki banyak jendela. Demikian juga di kota Malang yang memiliki arsitektur dan pengaruh budaya insdies yang kuat.<br />
Pengaruh budaya Barat terlihat pada pilar-pilar besar, mengingatkan kita pada gaya bangunan Parthenon dari zaman Yunani dan Romawi. Lampu-lampu gantung dari Italia dipasang pada serambi depan membuat bangunan tampak megah terutama pada malam hari. Pintu terletak tepat di tengah diapit dengan jendela-jendela besar pada sisi kiri dan kanan. Antara jendela dan pintu dipasang cermin besar dengan patung porselen. Khusus untuk gedung-gedung perkantoran, pemerintahan, dan rumah-rumah dinas para penguasa di daerah masih ditambah lagi dengan atribut-atribut tersendiri seperti payung kebesaran, tombak dan lain-lain agar tampak lebih berwibawa. </p>
<p>Tinjauan Pustaka<br />
Teori Kebudayaan Indis<br />
Mengambil periodisasi perkembangan kebudayaan Indonesia di Jawa pada abad ke-18 sampai pertengahan abad ke-20, buku ini mengulas rinci proses pembentukan kebudayaan yang khas, yaitu kebudayaan dan gaya hidup Indis. Dalam buku ini dibahas antara lain tentang bahasa Indis, pakaian, arsitektur, alat transportasi, hingga mata pencaharian kelompok masyarakat ini. Penulis memfokuskan pada perpaduan budaya Barat dan unsur-unsur budaya Timur, khususnya budaya Jawa. Pertukaran terjadi dalam beberapa bentuk dalam matriks, anatara lain, pertukaran langsung, pertukaran tergeneralisasi dan pertukaran produktif.  Dalam pertukaran langsung (Direct Exchange), timbal balik dibatasi pada kedua aktor yang terlibat. Pertukaran tergeneralisasi (Generalized Exchange) melibatkan timbale balik yang bersifat tidak langsung. Seseorang memberikan kepada orang lain, dan penerima merespon tetapi tidak kepada orang pertama.akhirnya, pertukaran dapat bersifat produktif, yaitu kedua aktor harus saling berkontribusi agar keduanya memperoleh keuntungan.<br />
Budaya Indis Dan Stratifikasi Sosial<br />
Sentuhan pertama yang terjadi antara bangsa Indonesia dan bangsa Belanda terjadi ketika ekspedisi Cornelis de Houtman berlabuh di pantai utara Jawa guna mencari rempah rempah. Pada perkembangan selanjutnya terjadi hubungan dagang antara bangsa Indonesia dengan orang orang Belanda. Hubungan  perdagangan tersebut lambat laun berubah drastis menjadi hubungan antara penjajah dan terjajah, terutama setelah didirikannya VOC. Penjajahan Belanda berlangsung sampai tahun 1942, meskipun sempat diselingi oleh Inggris selama lima tahun yaitu antara 1811-1816. Selama kurang lebih tiga ratus lima puluh tahun bangsa Belanda telah memberi pengaruh yang cukup besar terhadap kebudayaan Indonesia.<br />
Kolonialisme Belanda di Indonesia depat dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu :<br />
(1). Fase antara 1602-1800 : yaitu fase ketika Belanda dengan VOC menggalakkan handels kapitalisme.<br />
(2). Fase antara 1800-1850 : fase ini diselingi oleh penjajahan Inggris, pada masa ini Belanda menciptakan dan melaksanakan cultuurstelsel.<br />
(3). Fase antara 1850-1870 ; cultuurstelsel dihapus diganti oleh politik liberal kolonial.<br />
(4). Fase setelah 1800 : makin bertambah perusahaan asing yang ada di Indonesia akibat politik open door negeri Belanda.<br />
pada kebudayaan Indonesia, baik yang bersifat rohani, maupun yang terkait dengan produk fisik kebudayaan. Menurut Raymond Kennedy kolonialisme Belanda memiliki ciri ciri pokok sebagai berikut:<br />
(1). Membeda-bedakan warna kulit (color line).<br />
(2). Menjadikan tempat jajahan sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi negara induk.<br />
(3). Perbaikan sosial sedikit.<br />
(4). Jarak sosial yang jauh antara bangsa terjajah dengan penjajah.<br />
Dari ciri ciri pokok di atas poin pertama dan poin keempat tercermin dalam stratifikasi sosial yang ditetapkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Stratifikasi sosial tersebut sebagai berikut :<br />
(1). Golongan pertama            : orang Belanda dan orang asing ( kulit putih).<br />
(2). Golongan kedua               : orang timur asing.<br />
(3). Golongan ketiga               : orang pribumi. Pembedaan golongan kelas sosial berdasar warna kulit tersebut diikuti dengan pembedaan hak dan kewajiban yang diterima. Hal ini berujung untuk menjaga prestise pemerintah kolonial dengan menciptakan superioritas orang kulit putih dan inferioritas pribumi.<br />
Masyarakat Jawa sebelum masa kolonial Belanda, telah memiliki stratifikasi sosial secara tradisional. Stratifikasi sosial tersebut menggunakan ukuran kedudukan jabatan di pemerintahan. Stratifikasi sosial masyarakat Jawa sebelum kolonial sebagai berikut :<br />
(1). Raja sebagai puncaknya.<br />
(2). Keluarga raja / bangsawan.<br />
(3). Pejabat tinggi, pembantu pribadi / pengikut raja.<br />
(4). Kaum rohaniawan.<br />
(5). Pejabat rendahan. Secara umum status sosial tertinggi dimiliki oleh raja dan bangsawan / keturunan raja, kemudian pejabat sipil, militer, agama, kehakiman, kecuali ulama istana, golongan tersebut yang disebut matri.<br />
Ada pemisahan antara stratifikasi sosial di pemerintahan pusat dengan di daerah. Pemuka daerah dipandang lebih  rendah kedudukannya dengan pejabat di luar pemerintahan. Stratifikasi sosial di daerah terdiri dari :<br />
(1). Akuwu dan anden merupakan golongan tertinggi.<br />
(2). Pemuka agama.<br />
(3). Petani.<br />
(4). Hamba sahaya. Secara umum kedudukan seseorang dalam masyarakat Jawa tradisional diukur dengan dua kriteria :<br />
(1). Prinsip kebangsawanan yang berakar dari hubungan darah dengan orang  yang memiliki jabatan di pemerintahan.<br />
(2). Prinsip kebangsawanan yang didasarkan dari posisi dalam hierarki birokratis.<br />
Orang yang memiliki status sosial akibat adanya hubungan darah dipandang kedudukannya lebih tinggi dari yang didasarkan dari posisinya dalam hierarki birokratis. Hal ini kemudian ditunjukkan dengan tingkat gelar serta nama kedudukannya. Orang orang yang memiliki status kebangsawanan tersebut merupakan kaum priyayi. Priyayi adalah kaum elit yang secara tradisional, memiliki tingkatan yang lebih tinggi dari rakyat biasa.<br />
Pada masa peralihan dari kekuasaan feodal menjadi kekuasaan kolonial menghilang. Hal ini karena kehidupan sosio-ekonomi masyarakat Jawa tidak mengalami perubahan yang fundamental. Namun status sosial bangsa Indonesia yang dibawah bangsa asing baik kulit putih maupun timur asing memberi dampak pada stratifikasi sosial tradisional masyarakat Jawa. Adanya warna kulit yang menjadi ukuran status sosial menjadikan Bangsa Belanda posisinya di atas pribumi, termasuk raja. Meskipun raja dan keluarganya masih ditempatkan di atas bangsa timur asing. Ukuran warna kulit menjadikan bangsa Belanda yang golongan kecil tetapi memiliki hak istimewa ditempatkan di atas pribumi yang  mendapat jabatan di atas pribumi yang harus diangkat berdasar keahlian.<br />
Meskipun raja dan keluarganya di tempatkan di atas bangsa timur asing, priyayi tetap berada dibawah kaum timur asing termasuk golongn pribumi. Masyarakat tradisional Jawa sendiri terbagi menjadi dua yaitu : priyayi dan rakyat biasa atau wong cilik. Priyayi merupakan orang yang berkelas tinggi yang merupakan golongan elit masyarakat Jawa, yang dapat diukur dari tiga aspek :<br />
(1). Tradisional : pegawai istana sultan.<br />
(2). Kolonial : pengelola kantor pribumi.<br />
(3). Keturunan : gelar priyayi meski bukan pegawai pemerintah.<br />
Pada masa kolonial Belanda ukuran untuk disebut sebagai priyayidigunakan ukuran pekerjaan dan keturunan. Dan pada masa itu untuk golongan  pekerjaan tertentu yang ukurannya tinggi bagi pribumi tidak dapat sembarang orang menduduki. Misalnya, pengangkatan seorang pegawai tingkat wedana ke atas digunakan asas keturunan. Hanya keturunan wedana ke atas yang dapat menduduki. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua orang dapat menjadi  priyayi.<br />
Golongan priyayi pada masa kolonial Belanda yang didasarkan pada jabatan kepegawaian status sosialnya sangat ditentukan oleh tinggi rendahnya jabatan. Makin tinggi jabatan makin tinggi status sosialnya, baik dalam tataran pribumi secara umum maupun dalam kelompok priyayi. Perbedaan status sosial antar kaum priyayi dibagi sebagai berikut :<br />
(1). Pangreh praja /pejabat pemerintah daerah. Tertinggi bagi priyayi, diukur  dari sifat kebangsawanan.<br />
(2). Bukan pangreh praja : golongan terpelajar dari golongan tiyang alit (wong cilik) yang medapat kedudukan dari pendidikan.<br />
Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di propinsi Jawa Timur yang telah lama berdiri sejak zaman kolonial Belanda. Pada zamannya, perencanaan kota Malang sering disebut sebagai salah satu hasil perencanaan kota kolonial yang terbaik di Hindia Belanda. Kota Malang yang kita huni didesain dengan konsep arsitektur kolonial, yang karena nilai estetis dan historisnya yang tinggi patut untuk dipertahankan.<br />
Salah satu sebab mengapa warisan arsitektural dari masa itu yang berupa bangunan kolonial masih dapat dinikmati oleh masyarakat modern adalah karena kekhasan bentuk bangunannya. Para arsitek Belanda yang merancang bangunan-bangunan kolonial di Indonesia pada era 1910-an hingga 1940-an telah berhasil memadukan arsitektur Eropa, khususnya Belanda, dengan teknologi bangunan daerah tropis. Bangunan-bangunan tersebut tetap memiliki gaya Eropa, namun tetap sesuai untuk dihuni di daerah tropis.<br />
Keunikan bangunan inilah yang membedakan bangunan kolonial Belanda dengan bangunan lainnya. Pada bangunan kolonial, terdapat berbagai ciri-ciri khusus yang menghubungkan satu bangunan dengan bangunan lainnya, terutama pada fasade bangunan yang terlihat pertama kali oleh pengunjung.<br />
Kota Malang telah dikuasai Belanda sejak tahun 1767, namun baru berkembang pesat pada awal abad ke-20. Perkembangan yang pesat dalam perencanaan perluasan kota Malang sangat dipengaruhi dari berdirinya Gemeente Malang pada 1 April 1914 dibawah pimpinan walikota pertama, H.I Bussemaker. Perencana utama perkembangan kota Malang pada masa itu adalah Ir. Herman Thomas Karsten, dengan memperhatikan aspek kenyamanan view yang berorientasi pada pemandangan gunung-gunung sekitar kota Malang.<br />
Rencana kota Malang 1920, yang dibuat oleh Ir Thomas Kartsen, merupakan fenomena baru bagi perencanaan kota-kota di Indonesia, kaidah-kaidah perencanaan modern telah memberikan warna baru bagi bentuk tata ruang kota, seperti penggunaan pola boullevard, bentuk-bentuk simetri yang menonjol dan sangat disukai pada periode renaisance.<br />
Bentuk dan tata ruang pusat kota yang terbentuk pada masa pemerintahan Belanda, yang lebih ditujukan bagi kepentingan politis pemerintahan belanda (mengutamakan masyarakat Belanda), ternyata telah menghasilkan bentukan morfologi kota yang cenderung meniru bentuk-bentuk arsitektur gaya Eropa seperti Art Deco, Renaisance, Baroqe dan sebagainya. Dalam konteks historis sebenarnya keberadaan bangunan peninggalan Belanda merupakan potensi (asset) yang dapat dikembangkan bagi perkembangan arsitektur kota Malang. Melalui aturan-aturan produk kolonial, ternyata telah memberikan warna pada bentukan fisik lingkungan baik gaya arsitektur maupun pola-pola tata ruang yang terbentuk.<br />
Meskipun gaya arsitektur yang ditunjukkan masih banyak dipengaruhi gaya arsitektur Belanda, tapi pada umumnya bentuk arsitektur bangunan sudah beradaptasi dengan iklim setempat. Hal ini dapat terlihat dari bentuk denah dengan menempatkan galery keliling bangunan dengan maksud supaya sinar matahari langsung dan tampias air hujan tidak langsung masuk jendela atau pintu. Adanya atap susun dengan ventilasi atap yang baik serta overstek yang cukup panjang untuk pembayangan tembok.<br />
Contoh bangunan kolonial Belanda adalah :<br />
(a) Javasche Bank (sekarang Bank Indonesia disebelah utara alun-alun dibangun tahun 1915).<br />
(b) Palace Hotel (sekarang hotel Pelangi terletak di sebelah selatan alun-alun dibangun tahun 1916).<br />
(c) Kantor Pos dan Telegram (sekarang sudah dibongkar terletak di Jalan Basuki Rahmat dibangun antara tahun 1910-an).<br />
Menurut Handinoto dalam buku Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda 1870-1940, bentuk arsitektur kolonial Belanda di Indonesia sesudah tahun 1900-an merupakan hasil kompromi dari arsitektur modern yang berkembang di Belanda yang disesuaikan dengan iklim tropis basah Indonesia. Hasil keseluruhan dari arsitektur kolonial Belanda di Indonesia adalah suatu bentuk khas.<br />
Kekhasan tersebut terletak pada :<br />
(a) Penggunaan Gewel (Gable) pada tampak depan bangunan. Gewel adalah bagian berbentuk segitiga dari bagian akhir dinding atap dengan penutup atap yang melereng.<br />
(b) Penggunaan tower pada bangunan. Tower adalah bangunana berstruktur tinggi, dapat berdiri sendiri maupun menjadi bagian dari bangunan dengan penerangan dan peralatan internal seperti tangga, dan atap yang jelas. Di Indonesia biasanya membuat tower yang ujungnya diberi atap menjadi mode pada arsitektur kolonial Belanda pada awal abad ke-20. (c) Penggunaan dormer pada atap bangunan Dormer adalah jendela atau bukaan lain yang terletak pada atap yang melereng dan memiliki atap tersendiri. Bingkai dormer biasanya diletakkan vertikal diatas gording pada atap utama.<br />
Pengaruh Eropa mendominasi bangunan-bangunan tersebut khususnya bangunan arsitektur kolonial Belanda, perlu diperhatikan bahwa aspek iklim tropis selalu dipertimbangkan dalam desain bangunan Belanda. Hal itu dapat dilihat pada atap dengan sudut kemiringan yang besar, ventilasi yang baik dan jarak antara lantai dan langit-langit yang tinggi. Teras depan dan teras belakang yang umum ditemukan pada sebagian besar bangunan kolonial Belanda memiliki beberapa fungsi: koridor, ruang antara dari lingkungan luar dengan lingkungan dalam serta isolator panas. Teras ini juga identik dengan Peringgitan dalam rumah joglo di Jawa.</p>
<p>PEMBAHASAN<br />
Awal Kehadiran Orang Belanda<br />
Pada awal kehadiran belanda, VOC mendirikan gudang-gudang untuk meninbun barang dagangan yang berupa rempah-rempah yang berlokasi di banten, jepara, jayakarta. Gudang ini pula berfungsi sebagai kantor dagang dan memperkuatnya sebagai benteng pertahanan dan tempat tinggal. Gudang sekaligus benteng pertahanan tersebut di bangun di tepi timur kali ciliwung.<br />
Kehadiran orang belanda di indonesia yang kemudian menjadi penguasa mempengaruhi gaya hidup, bentuk bangunan rumah tradisional serta fungsi ruangannya serta alat perlengkapan tradisional daerah jawa juga mengalami perubahan.<br />
Dengan demikian kebudayaan barat (belanda) dalam hal gaya hidup berumah tangga seharihariserta ketujuh universal kebudayaan yaitu bahasa, peralatan dan perlengkapan hidup manusia, mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi, sistem kemasyarakatan, kesenian, ilmu pengetahauan dan religi ikut terpengaruh pula. tujuh unsur universal budaya yang merupakan campuran unsur budaya belanda dan pribumi inilah yang di sebut kebudayaan indis. Istilah indis di kenal luas oleh masyarakat dengan berdirinya partai-partai politik seperti indische partij yang di dirikan oleh douwes dekker, tjipto mangun kusumo, dan suwardi suryaningrat pada 1912.<br />
Sebagai fenomena historis, gaya hidup dan budaya indis sangat erat hubungannya dengan faktor politik kolonial. Dalam membahas kebudayaan indis, penelaahan hubungan antar bangsa belanda dan jawa secara berlebih mendalam sangat di perlukan mengingat kedua budaya saling tergantung dan saling menghidupi. Perekmbangan kebudayaan indis berakhir bersamaan dengan runtuhnya kekuasan hindia belanda ketangan kekuasaan balatentara jepang selama 3,5 tahun.<br />
Masyarakat Pendukung Kebudayaan Indis<br />
Sejak abad ke 18 sampai awal abad 20 muncul golongan sosial baru sebagai pendukung kuat kebudayaan campuran (belanda-jawa ) di daerah jajahan hindia belanda. Hal itu di sebabkan oleh besarnya pengaruh kebudayaan belanda di pulau jawa. Burger menyebutkan ada 5 golongan masyarakat baru di atas desa yaitu:<br />
1. golongan pamongpraja bangsa belanda<br />
2. golongan pegawai indonesia baru<br />
3. golongan pengusaha partikelir eropa<br />
4. golongan akademisi indonesia (sarjana hukum, insinyur, dokter, guru, ahli pertanian, dan ilmu-ilmu lainnya)<br />
5. golongan menengha indonesia yaitu para pengusaha indonesia yang mempunyai usaha di bidang perniagaan dan kerajinan.Golongan yang terakhir ini merupakan golongan orang kaya baru tapi justru kurang di anggap oleh golongan di atasnya, para bangsawan jawa justru memperlakukannya sebagai wong cilik.<br />
Dalam proses akulturasi dua kebudayaan tersebut peran penguasa kolonial di hindia belanda sangat menentukan dan bangsa indonesia menerima nasib sebagai bangsa terjajah serta menyesuaikan diri sebagai aparat penguasa jajahan / kolonial. Hasil perpaduan menunjukkan bahwa ciri-ciri barat (eropa) tampak lebih menonjol dan dominan.Sejak akhir abad ke 18 sampai awal abad 20 bahasa melayu pasar mulai berbaur dengan bahasa belanda. Pembauran ini berawal dari bahasa komunikasi yang di gunakan oleh keluarga dalam lingkungan &#8221; indische landshuizen&#8221; yang selanjutnya di gunakan oleh golongan indo-belanda. Bahasa ini kemudian berkembang di batavia. Di jawa tengah dan jawa timur proses perpaduan belanda dan jawa terjadi hanya pada sebagian masyarakat pendukung kebudayaan indis. Proses ini menibulkan bahasa pijin/ campuran yang pada umumnya di gunakan oleh orang-orang keturunan belanda dengan ibu jawa oleh cina keturunan dan timur asing..<br />
Enkulturasi adalah suatu proses pembentukan budaya dari dua bentuk kelompok budaya yang berbeda sampai munculnya pranata yang mantap.<br />
Dalam pembahasan kajian teologis, enkulturasi religi di artikan sebagai rancang bangun teologi lokal. Enkulturasi religi sebagi rancang bangun lokal di sebut inkulturasi. Keberhasilan inkulturasi tidak hanya berdampak pada munculnya kesinambungan budaya dan agama ttapi berdampak pada munculnya kestabilan idiologi, politik dan sosial sejalan dengan kondisi zaman penjajahan.<br />
Gaya Hidup Masyarakat Indis<br />
Gaya hidup semacam di landhuizen itu tidak dikenal di negeri Belanda. Lama-kelamaan kota-kota pionir macam Batavia, Surabaya, dan Semarang yang terletak di hilir sungai dianggap kurang sehat karena dibangun di atas bekas rawa-rawa. Mereka kemudian memindahkan tempat tinggalnya ke permukiman baru di daerah pedalaman Jawa, yang dianggap lebih baik dan sehat. Di sini mereka mendirikan rumah tempat tinggal dan kelengkapannya yang disesuaikan dengan kondisi alam dan kehidupan sekeliling dengan mengambil unsur budaya setempat. Pertumbuhan budaya baru ini pada awalnya didukung oleh kebiasaan hidup membujang para pejabat Belanda. Larangan membawa istri (kecuali pejabat tinggi) dan mendatangkan wanita Belanda ke Hindia Belanda memacu terjadinya percampuran darah yang melahirkan anak-anak campuran dan menumbuhkan budaya dan gaya hidup Belanda-Pribumi, atau gaya Indis.Kata “Indis” berasal dari bahasa Belanda Nederlandsch Indie atau Hindia Belanda, yaitu nama daerah jajahan Belanda di seberang lautan yang secara geografis meliputi jajahan di kepulauan yang disebut Nederlandsch Oost Indie, untuk membedakan dengan sebuah wilayah jajahan lain yang disebut Nederlandsch West Indie, yang meliputi wilayah Suriname dan Curascao.<br />
Konsep Indis di sini hanya terbatas pada ruang lingkup di daerah kebudayaan Jawa, yaitu tempat khusus bertemunya kebudayaan Eropa (Belanda) dengan Jawa sejak abad XVIII sampai medio abad XX. Kehadiran bangsa Belanda sebagai penguasa di Pulau Jawa menyebabkan pertemuan dua kebudayaan yang jauh berbeda itu makin kental. Kebudayaan Eropa (Belanda) dan Timur (Jawa), yang berbeda etnik dan struktur sosial membaur jadi satu.Golongan masyarakat atas adalah pendukung utama kebudayaan Indis. Dalam membangun rumah tempat tinggal gaya Indis, golongan pengusaha atau pedagang berperan cukup besar, misalnya mereka yang tinggal di Laweyan (Surakarta), dan Kotagede (Yogyakarta). Pada masa VOC, secara garis besar struktur masyarakat dibedakan atas beberapa kelompok. Masyarakat utama disebut signores, kemudian keturunannya disebut sinyo. Yang langsung merupakan keturunan Belanda dengan pribumi “grad satu” disebut liplap, sedang “grad kedua” disebut grobiak, dan “grad ketiga” disebut kasoedik. Liplap biasanya menjadi pedagang atau pengusaha, yang sangat disukai menjadi pedagang budak karena mendapat untung banyak. Ada pun grobiak kebanyakan menjadi pelaut, nelayan, dan tentara, sedangkan kasoedik mata pencariannya menjadi pemburu dan nelayan. Telundak untuk santaiRumah-rumah mewah milik para pejabat tinggi VOC menjadi pioner berkembangnya kebudayaan Indis. Pembangunan rumah pesanggrahan oleh para pembesar kompeni misalnya, diawali dengan mendapatkan sebidang tanah berupa hutan. Semula mereka mendapatkan hak milik dari penguasa tertinggi Hindia Belanda. Rumah dan gereja kecil di Depok, misalnya, pembangunannya diprakarsai sendiri oleh Chastelijn, pemiliknya. Rumah dan kebun tuan tanah Materman (yang kini mengingatkan nama daerah Matraman), dilaksanakan oleh tuan tanahnya sendiri. Rumah tempat tinggal Belanda masa awal di Jawa mempunyai susunan khas mirip dengan yang ada di negeri asalnya.<br />
Di lain sisi rumah mewah dan rumah tinggal di luar benteng dibangun dalam lingkungan alam dunia Timur, atau Jawa. Sehingga hasil akhirnya adalah bentuk campuran, yakni tipe rumah Belanda dengan bentuk rumah pribumi Jawa. Rumah-rumah bergaya Indis. Bangunan rumah mewah semula dipergunakan oleh orang-orang Belanda sebagai tempat tinggal di luar kota, yang kemudian juga didirikan di wilayah-wilayah baru di Batavia. Corak bangunan rumah tinggal demikian ini mirip dengan rumah para pedagang kaya di kota lama Baarn atau Hilversum, Belanda. Ciri menonjol pada rumah-rumah Belanda di Batavia ialah adanya telundak (semacam teras) yang lebar. Telundak yang luas itu bukan sekadar sebagai bagian dari sebuah bangunan rumah, tetapi mempunyai arti dan kegunaan khusus, sebagai sarana hubungan sosial. Telundak menjadi tempat bertemu yang ideal antarkeluarga dan tetangga. Telundak yang lebar ini kebanyakan digunakan untuk duduk santai dan menghirup udara segar di sore hari. Pada masa berikutnya, pada sudut-sudutnya ditaruhkan bangku. Sebuah pagar rendah dibuat untuk memisahkan dari trotoar jalan, yang lalu dihilangkan guna mendapatkan ruang yang lebih luas.<br />
Gaya hidup dan bangunan rumah Indis pada tingkat awal cenderung banyak bercirikan budaya Belanda. Hal ini terjadi karena para pendatang bangsa Belanda pada awal datang ke Indonesia membawa kebudayaan murni dari Belanda. Pengaruh afektif kebudayaan Belanda yang sangat besar lambat laun makin berkurang, terutama setelah anak keturunannya dari hasil perkawinan dengan bangsa Jawa makin banyak.Perkawinan di antara mereka melahirkan masyarakat Indo. Mereka menyadari akan perlunya kebudayaan Belanda untuk tetap diunggulkan sebagai upaya untuk menjaga martabat sebagai bangsa penguasa. Masyarakat Indo dan para priyayi baru ini masih tetap menganggap perlu tetap adanya budaya masa lampau yang dibanggakan. Mereka menganggap perlunya menggunakan budaya Barat demi karier jabatan dan prestisenya dalam hidup masyarakat kolonial. Hal semacam ini tampak, misalnya dalam cara mereka bergaul, dalam kegiatan hidup sehari-hari, seperti menghargai waktu, cara dan disiplin kerja, dsb.<br />
Lingkungan Permukiman Masyarakat Eropa, Indis dan Pribumi<br />
A. Sumber – sumber tentang Pola Lingkungan Permukiman<br />
Pola permukiman, bentuk rumah tinggal tradisional dan bangunan rumah tinggi gaya Indis tercatat dalam berbagai sumber. Sumber yang paling banyak adalah berita tulis buah karya orang jawa, belanda (Eropa) serta orang asing lainnya. Selain itu, terdapat peninggalan bangunan yang hingga saat ini masih ada dan digunakan sebagai tempat tinggal atau keperluan lain. Sumber lain yang juga dapat digunakan sebagai sumber berita ialahhasil karya yang berupa lukisan, skets dan graver buah karya para musafir, peneliti alam, pejabat VOC dan dokumentasi pemerintah kolonial. Setelah dikenal pengguanaan alat pemotretan, hasil fotografi merupakan sumber berita penting yang dapat digunakan untuk melengkapi sumber – sumber tersebut.<br />
1.	Berita dari Karya Tulis<br />
Berita tertulis tentang wilayah pemukiman yang kemudian berkembang menjadi kota, sudah lama dikenal sebelum ada abad ke -19. dalam disertasi FA. Soetjipto tentang kota – kota pantai disekitar Selat Madura terdapat informasi tentang sumber – sumber berita tertulis Pribumi, antara lain berupa babad, kidung maupun serat, baik yang maih berupa manuskrip maupun yang sudah dicetak dengan jumlah cukup banyak. Karya – karya tulis ini banyak ditulis didaerah pantai (pesisir) dan pedalaman Pulau Jawa.<br />
Manuskrip tersebut antaralain Babad Negeri Semarang, Babad Tuban,Babad Gersik, Babad Blambangan, Babad Kitho Pasoeroean, Babad Lumajang dan Babad Banten. Yang berupa cerita perjalanan R.M. Poerwolelono. Kitab – kitab tersebut memberitakan dan menerangkan berbagai aspek kehidupan suku jawa,dan secara tidak langsung juga memberitakan tentang kota, rumah, adat, sejarah dan sebagainya.<br />
Menggunakan sumber – sumber berupa babad, serat atau cerita perjalanan seperti tersebut di atas memerlukan ketelitian dan sikap kritis dalam memahaminya karena kitab – kitab tersebut memang tidak dimaksudkan sebagai karya sejarah, tetapi lebih bersifat karya sastera.<br />
2. Sumber Tertulis dari Bangsa Eropa<br />
Sumber tertulis tentang Pulau Jawa yang berupa cerita atau laporan perjalanan sudah ditulis pada abad ke-18 dan abad ke-19 cukup banyak, antara lain berupa Rapporten, Missiven, Memories van Overgave (naskah serah terima jabatan). Reis bechrijvingen (catatan perjalanan), Daaghregisters (catatan harian Kompeni di Batavia) dan Contracten (naskah – naskah perjanjian antara Kompeni dan kelapa – kelapa bangsa Pribumi).</p>
<p>Manuskrip yang berupa berita tentang kota dan kehidupan masyarakatnya pada abad ke-18 dan abad ke-19 banyak ditulis dalam kisah perjalanan di Hindia Belanda, khususnya Jawa. Karya dari pengalamn pribadi itu sangat mengasyikan untuk dibaca untuk menambah wawasan gambaran hidup sezaman yang meliputi tujuh unsur pokok universal kebudayaan indis di Jawa.<br />
3. Berita Visual<br />
Berita visual berasal dari karya lukisan, sketsa, grafis dan potrer. Selain berita dari karya – karya tulis yang sudah disebutakan pada sub-bab sebelumnya, penggambaran kota, permukiman dan perumahan dapat juga diikut secara visual lewat lukisan para pelukis Eropa yang datang ke Indonesia. Lukisan yaitu suatu lukisan dengan teknik encreuk relief yang dipahatkan pada lempengan tembaga atau perunggu sangat populer. Dalam melukis, pelukis antara lain menggunakan cara penglihatan mata burung (vogel vlucht). Karya – karya itu dilukis oleh para pelukis yang mengikuti perjalanan, pelayaran atau ekspedisi. Karya mereka berupa lukisan kota – kota pantai, seperti Batavia, Jepara, Banten, Gersik dan sebagainya.<br />
4. Karya Berupa Fotografi<br />
Karya berupa fotografi sangat banyak tersimpan di gedung KITLV Laiden dan berbagai museum Belanda. Menurut Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia di Pejaten (Jakarta), disebut oleh direkturnya, tersimpan tidak kurang dari 1.000.600 buah foto dari masa sebelum Perang Dunia II.<br />
Sejak kehadiran kapal – kapal dagang Belanda pertama kedunia Timur, mereka sudah membawa serta para pelukis. Hasil lukisan mereka terutama digunakan untuk kelengkapan laporan kepada Heeren Zeventien di Belanda. Ada lukisan yang dimaksudkan sebagai kenang – kenangan atau sebagai hadiah keluarga. Ada pula yang dimaksud untuk diperjualbelikan. Objek lukisan ialah keadaan negeri – negeri yang dikunjungi, seperti kota – kota pantai, kehidupan masyarakat sehari – hari, adat-istiadat, rumah tempat tinggal dan sebagainya. Banyak di antara lukisan yang dihasilkan menunjukan kekayaan, kebesaran dan kekuasaanpara raja di berbagai negara yang disinggahi kapal – kapal VOC tersebut. Hal yang sama juga dilakukan oleh para pelukis dan awak kapal Inggris dan Prancis yang mengunjungi Hindustan dan Persia<br />
B. Mengamati Seni Bangunan Rumah dari Hasil Karya Seni Lukis, Pahat, Foto dan Karya Sastera<br />
Mengenal kembali sesuatu hasil seni bangunan rumah dari silam yang umumnya sudah rusak merupakan hal yang menarik. Menarik karena materialnya yang lapuk dimakan zaman, diubah bentuknya atau dirombak karena tidak sesuai lagi dengan selera zaman, kecuali dari banguan aslinya atau reruntuhan yang ada, dapat pula melalui benda – benda lain. Adapun benda – benda lain berupa karya lukis, karya sastera, foto gravir. Sketsa, relief atau bend lain seperti maket yang dibuat oleh museum atau lembaga – lembaga penelitian.sebagai contoh, tentang bentuk bangunan rumah Jawa zaman Majapahit atau zaman Jawa Hindu, orang dapat melihatnya dari gambar relief candi atau hasil seni sastera sebagai Nagara Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca.<br />
Melalui karya seni lukis, foto gravir, relief dan karya sastera, kini orang dapat mengetahui hasil seni bangunan rumah dan perabotan milik bangsa Belanda dan anak keturunannya di Indonesia. Dengan demikian orang tidak harus selalu mencari banguan rumah aslinya, tetapi dapat pula melihatnya dari hasil – hasil karya seni lukis yang dilukis pada waktu bangunannya dalam keadaan utuh. Dalam seni lukis abad ke-17 sampai abad ke-19, sedikit sekali kemingkinan para pelukis memalsukan objek yang dilukis. Pendapat ini didasarkan atas beberapa alasan.<br />
Pertama, para pelukis naturalis yang hidup pada abad ke-17 sampai abad ke-19 adalah pengikut yang terpengaruh oleh gaya terperiode Renaisans dan Barok. Pada masa itu “naturalisme” dan “akademisme” hidup dengan subur dikalangan seniman lukis Eropa. Dengan demikian, di dalam lukisan – lukisan seniman Belanda pada zaman ini besar sekali kemungkinannya bahwa apa yang dilukis benar – benar ada dan tepat sesuai dengan bangunan serta keadaan pada waktu itu. Sehingga dengan demikian, hasil karya lukis dari zaman itu bernilai setara dengan hasil pemotretan dengan foto kamera pada abad ke-20.<br />
Kedua, beberapa penulisan dan pelukis lazim menggambarkan bangunan rumah serta pemandangan alam sekitarnya, misalnya rumah milik Groeneveld di Tanjung Timur (dilukiskan keindahanyan oleh penulis Johannes Oliver dan Roorda van Eysinga).<br />
Ketiga, terdapat adanya suatu kebiasaan para pembesar VOC dan Hindia Belanda, terutama para gubernur jendral di Batavia dan para bangsawan kaya, meminta seniman melukis rumah tempat tinggaldan keluarga mereka sebagai kebanggan atau kenang – kenangan keluarga. Hal ini sama dengan orang dari abad sekarang yang memotret rumah dan keluarga untuk dipasang pada dinding rumah atau dikirim pada sanak keluarganya dengan maksud yang sama, yaitu sebagai kenangan atau pamer.<br />
Ragam Hias Rumah Tinggal<br />
Percampuran budaya Eropa (Belanda) dengan budaya lokal yang meliputi seluruh aspek tujuh unsur universal budaya, menimbulkan budaya baru yang didukung sekelompok masyarakat penghuni kepulauan Indonesia, yang disebut dengan budaya Indis. Budaya Indis kemudian juga ikut mempengaruhi gaya hidup masyarakat ditanah Hindia-Belanda. Gaya hidup Indis juga ikut mempengaruhi kehidupan keluarga pribumi melalui jalur-jalur formal, misalkan melaui media pendidikan, hubungan pekerjaan, perdagangan, dan lain sebagainya. Selain gaya hidup dengan berbagai aspeknya, bangunan rumah tinggal mendapat perhatian dalam perkembangan budaya Indis, karena rumah tempat tinggal merupakan ajang kegiatan sehari-hari.<br />
            Arsitektur Indis merupakan hasil dari proses akulturasi yang panjang. Akulturasi dirumuskan sebagai perubahan kultural yang terjadi melalui pertemuan yang terus-menerus dan intensif atau saling mempengaruhi antara dua kelompok kebudayaan yang berbeda. Dalam pertemuan ini dapat terjadi tukar-menukar ciri kebudayaan, yang merupakan pembauran dari kedua kebudayaan tersebut. Atau dapat juga ciri kebudayaan yang satu demikian dominannya, sehingga menghapus ciri kebudayaan dari kelompok yang lain. Meskipun demikian dalam penggunaannya akhir-akhir ini cenderung diartikan terbatas hanya pada pengaruh satu kebudayaan atas kebudayaan yang lain (unilateral). Misalkan dalam hal pengaruh kebudayaan modern terhadap kebudayaan primitif.<br />
Proses tersebut bisa timbul bila ada ;<br />
(i) golongan-golongan manusia dengan latar kebudayaan yang berbeda-beda,<br />
(ii) saling bergaul langsung secara intensif untuk jangka waktu yang relatif lama sehingga,<br />
(iii)kebudayaan-kebudayaan dari golongan-golongan tadi masing-masing berubah saling menyesuaikan diri menjadi kebudayaan campuran.  Proses yang timbul tersebut bisa terjadi jika terpenuhinya suatu prasyarat, yaitu bila terjadi saling penyesuaian diri sehingga memungkinkan terjadi kontak dan komunikasi sebagai landasan untuk dapat berinterkasi dan memahami diantara kedua etnis.<br />
            Keadaan alam tropis pulau Jawa menentukan dalam mewujudkan hasil karya budaya seperti bentuk arsitektur rumah tinggal, cara berpakaian, gaya hidup dan sebagainya. Wujud dari isi kebudayaan yang terjadi dalam proses akulturasi itu sekurang-kurangnya ada tiga macam,  yaitu:<br />
a) berupa sistem budaya (cultural system) yang terdiri dari gagasan, pikiran, konsep, nilai-nilai, norma, pandangan, undang-undang, dan sebagainya, yang berbetuk abstrak, yang dimiliki oleh pemangku kebudayaan yang bersangkutan merupakan ide-ide (ideas). Cultural System ini kiranya tepat disalin dalam bahasa Indonesia dengan &#8220;tata budaya kelakuan&#8221;.<br />
b) berbagai aktivitas (activities) para pelaku seperti tingkah berpola, upacara-upacara yang wujudnya kongkret dan dapat diamati yang disebut social system atau sistem kemasyarakatan yang berwujud kelakuan.<br />
c) berwujud benda (artifacts), yaitu benda-benda, baik dari hasil karya manusia maupun hasil tingkah lakunya yang berupa benda, yang disebut material culture atau hasil karya kelakuan.<br />
            Ciri-ciri Belanda pada bangunan rumah Indis pada tingkat awal bisa dimengerti karena pada awal kedatangannya mereka membawa kebudayaan murni dari negeri Belanda. Namun lama-kelamaan budaya mereka bercampur dengan kebudayaan Jawa sehingga hal tersebut ikut mempengaruhi gaya arsitektur rumah mereka. Selain itu perubahan pada bangunan mereka bisa pula dikarenakan iklim dan cuaca yang berbeda antara dinegeri Belanda dengan ditanah Jawa. Sehingga bangunan mereka disesuaikan dengan iklim dan lingkungan setempat.<br />
            Di Surakarta rumah bergaya Indis dengan ciri-ciri landhuis yang masih terawat rapi salah satu contohnya adalah rumah Agustinus De Zentje, yang sekarang menjadi rumah dinas Walikota Surakarta. Rumah ini memiliki bentuk bangunan yang besar dan luas. Kemewahannya terlihat dari berbagai ragam hias yang terdapat dirumah ini. Hal ini bisa dipergunakan sebagai tolak ukur derajat dan kekayaan pemiliknya. Gaya hidup yang cenderung dijadikan sebuah lambang status sosial yang tinggi. Rumah ini dikenal masyarakat Surakarta dengan sebutan Loji Gandrung.<br />
            Rumah sebagai tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan hidup yang utama bagi manusia disamping kebutuhan sandang dan pangan. Oleh sebab itu rumah dibutuhkan manusia bukan hanya sebagai tempat tinggal namun juga sebagai tempat berlindung dari ancaman alam.<br />
            Dalam menempati suatu bangunan rumah, pemiliknya berusaha dan bertujuan untuk mendapatkan rasa senang, aman, dan nyaman. Untuk mendapatkan ketentraman hati dalam menempati bangunan rumah ini, orang berusaha untuk memberi keindahan pada bangunan tempat tinggalnya. Maka dipasanglah berbagi macam hiasan, baik hiasan yang kontruksional atau yang tidak.<br />
            Arsitektur bukan hanya sebuah bangunan atau monumen yang tanpa jiwa. Arsitektur rumah tinggal sebagai hasil budaya merupakan perpaduan karya seni dan pengetahuan tentang bangunan, sehingga arsitektur juga membicarakan berbagai aspek keindahan dan kontruksi bangunan. Seorang arsitek dituntut  bukan hanya membangun sebuah banguanan semata, tetapi juga harus memperhatikan aspek-aspek lainnya sehingga tersebut memiliki jiwa, karakter, yang menjadi ciri khas dari sebuah bangunan.<br />
            Gaya atau style dapat dijadikan identifikasi dari gaya hidup, gaya seni budaya, atau peradaban suatu masyarakat. Suatu karya yang berupa sebuah bangunan atau barang dapat dikatakan mempunyai gaya bilamana memiliki bentuk (vorm), hiasan (verseing) dari benda tersebut selaras (harmonis) dengan kegunaan dan bahan material yang dipergunakan.<br />
            Sebuah karya arsitektur merupakan sebuah karya seni yang rumit karena memadukan imajinasi khusus yang digabungkan dengan teori-teori bangun ruang, sehingga harus dipelajari dan disertai dengan latihan-latihan, serta percobaan-percobaan berulang kali.<br />
            Dalam arsitektur ada tiga unsur yang harus diperhatikan yaitu;<br />
1) masalah kenyamanan (convinience),<br />
2) kekuatan atau kekukuhan (strength),<br />
3) keindahan (beauty).<br />
Ketiga faktor tersebut selalu hadir dan saling berkaitang erat dalam struktur bangunan yang serasi. Seorang arsitek yang arif tidak akan mengabaikan ketiga faktor tersebut. Ketiganya merupakan dasar penciptaan yang memberikan efek estetis.<br />
            Seorang arsitek berkebangsaan Belanda yang bernama Henri Maclaine Pont berpendapat bahwa selain bentuk dan fungsi bangunan ada hal lain yang sama pentingnya yaitu adanya hubungan logis antara bangunan dengan lingkungan.  Hal ini bisa diadaptasikan oleh orang-orang Belanda sebelum Maclaine Pont datang ke Hindia-Belanda. Bangunan-bangunan rumah landhuis mengadaptasi bangunan-bangunan rumah tradisional setempat yang sesuai dengan alam dan lingkungan sekitar, kemudian dipadukan dengan teknik bangaunan Eropa, serta kemegahan bangunan-bangunan Eropa serta keindahan dari ornamen-ornamennya. Dari sini lalu terciptalah bangunan-bangunan bergaya Indis yang mewah dan tidak lagi seperti bangunan dinegeri asalnya.</p>
<p>KESIMPULAN<br />
Buku ini mengulas kebudayaan Indonesia yang berkembang di Jawa abad XVIII &#8211; media abad XX Di samping merebaknya sikap ketidakadilan serja pelanggaran hak-hak manusia yang dilakukan oleh kaum penjajah Belanda, ternyata pada waktu itu terjadi pula proses pembentukan kebudayaan yang khas, yaitu kebudayaan dan gaya hidup Indis. Budaya Indis yang merupakan perpaduan budaya barat dan unsur-unsur budaya Timur, khususnya Jawa, dibahas dengan rinci oleh penulis. Dengan bahan-bahan arsip serta karya-karya peningalan pada masa lampau yang terdapat di negeri Belanda dan di tanah air, terungkaplah kekayaan budaya kita pada masa penjajahan yang sangat unik.<br />
Budaya Indies telah memberikan pengaruh pada banyak hal di Nusantara, khususnya di Jawa Timur tepatnya di kota Malang. Pengaruh-pengaruh tersebut dpat terlihat pada beberapa bentuk bangunan, khususnya bentuk rumah yang berpengaruh terhadap stratifikasi sosial. Hal tersebut menunjukkan suatu kondisi ironis, bahwa produk budaya bangsa yang penuh dengan nilai luhur, malah menunjukkan rendahnya derajat bangsa Indonesia pada masa kolonial. Namun ketika kemerdekaan Indonesia dikumandangkan, terjadi pendobrakan nilai warisan kolonial Belanda. Ini berujung pada pembongkaran ukuran stratifikasi sosial kolonial Belanda. Hal ini pada akhirnya merubah fungsi bagian-bagian dari rumah.<br />
Dari uraian di atas dapat ditarik suatu simpulan sebagai berikut:<br />
 (1). Pengaruh budaya indies dalam bentuk rumah terkait dengan stratifikasi sosial pada masa kolonialisme Belanda.<br />
(2). Seiring dengan kemerdekaan bangsa Indonesia terjadi pembongkaran nilai-nilai yang diterapkan kaum kolonial Belanda. Hal ini diikuti adanya pergesaran nilai untuk mengukur status sosial tidak lagi memakai ukuran  warna kulit. Implikasinya dalam menerima tamu tidak lagi dibeda-bedakan perlakuannya.</p>
<p>SARAN<br />
	Kami mengharapkan kebudayaan Indis tetap ada di Indonesia tetapi tidak menghilangkan kebudayaan Indonesia itu sendiri, agar menjadi peninggalan sejarah dari zaman kompeni sampai revolusi. Indonesia agar menjaga kelestarian budayanya dan tidak terpengaruh oleh budaya asing yang masuk bukan berarti menolak tapi menyortir budaya yang masuk dan menerimanya bila tidak bertentangan dengan budaya Indonesia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/158/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=158&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/10/05/psikologi-lintas-budaya-kebudayaan-indis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepribadian yang sehat berdasarkan Psikologi Analisa dan Behavioristik</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/04/01/kepribadian-yang-sehat-berdasarkan-psikologi-analisa-dan-behavioristik/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/04/01/kepribadian-yang-sehat-berdasarkan-psikologi-analisa-dan-behavioristik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 14:50:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[KEPRIBADIAN YANG SEHAT MENURUT PSIKOLOGI ANALISA Dapat menyeimbangkan antara id , ego dan superego agar dapat berjalan selaras . peran ego ( realitas ) menyeimbangkan antara id ( kenikmatan ) dan superego ( kesempurnaan ) Dapat mengatasi kecemasan dengan pertahanan diri. KEPRIBADIAN MENURUT ORIENTASI BEHAVIORISTIK Behaviorisme merupakan sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh J.B. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=164&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KEPRIBADIAN YANG SEHAT MENURUT PSIKOLOGI ANALISA</p>
<ul>
<li>Dapat menyeimbangkan antara id , ego dan superego agar dapat berjalan selaras .<br />
peran ego ( realitas ) menyeimbangkan antara id ( kenikmatan ) dan superego ( kesempurnaan )</li>
<li>Dapat mengatasi kecemasan dengan pertahanan diri.</li>
</ul>
<p>KEPRIBADIAN MENURUT ORIENTASI BEHAVIORISTIK</p>
<p>Behaviorisme merupakan sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh J.B. Watson. Sama halnya dengan psikoanalisis, behaviorisme juga merupakan aliran yang revolusioner, kuat dan berpengaruh serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam. Selain Watson ada beberapa orang yang dipandang sebagai tokoh behaviorsime, diantaranya adalah Ivan Pavlov, E.L. Thorndika, B.F. Skinner, dll. Namun demikian bila orang berbicara kepribadian atas dasar orientasi behevioristik maka nama yang senantiasa disebut adalah Skinner mengingat dia adalah tokoh behaviorisme yang paling produktif dalam mengemukakan gagasan dan penelitian, paling berpengaruh, serta paling berani dan tegas dalam menjawab tantangan dan kritik-kritik atas behaviorisme (Koeswara, 2001 : 69).<br />
Paradigma yang dipakai untuk membangun teori behavioristik adalah bahwa tingkah laku manusia itu fungsi stimulus, artinya determinan tingkah laku tidak berada di dalam diri manusia tetapi bearada di lingkungan (Alwisol,2005 : 7). Pavlov, Skinner, dan Watson dalam berbagai eksperimen mencoba menunjukkan betapa besarnya pengaruh lingkungan terhadap tingkah laku. Semua tingkah laku termasuk tingkah laku yang tidak dikehendaki, menurut mereka, diperoleh melalui belajar dari lingkungan.<br />
PRINSIP – PRINSIP TEORI BEHAVIORISME</p>
<p>* Obyek psikologi adalah tingkah laku.<br />
* Semua bentuk tingkah laku di kembalikan pada reflek.<br />
* Mementingkan pembentukan kebiasaan.</p>
<p style="text-align:right;">sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/</p>
<p style="text-align:right;">kepribadian-sehat-ditinjau-dari-aliran-analisa-behavioristik-dan-humanistik/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=164&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/04/01/kepribadian-yang-sehat-berdasarkan-psikologi-analisa-dan-behavioristik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/04/01/sejarah-perkembangan-kesehatan-mental/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/04/01/sejarah-perkembangan-kesehatan-mental/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 14:15:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Kesehatan mental adalah salah satu ilmu yang dipelajari dalam psikologi, karena dari zaman manusia purba sudah mengalami gangguan kesehatan mental. Zaman peradaban awal Phytagoras (orang yang pertama memberi penjelasan alamiah terhadap penyakit mental) Hypocrates (Ia berpendapat penyakit / gangguan otak adalah penyebab penyakit mental) Plato (gangguan mental sebagian gangguan moral, gangguan fisik dan sebagian lagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=162&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kesehatan mental adalah salah satu ilmu yang dipelajari dalam psikologi, karena dari zaman manusia purba sudah mengalami gangguan kesehatan mental.</p>
<p><strong>Zaman peradaban awal</strong></p>
<ul>
<li>Phytagoras (orang yang pertama memberi penjelasan alamiah terhadap penyakit mental)</li>
<li>Hypocrates (Ia berpendapat penyakit / gangguan otak adalah penyebab penyakit mental)</li>
<li>Plato (gangguan mental sebagian gangguan moral, gangguan fisik dan sebagian lagi dari dewa-dewa)</li>
</ul>
<p><strong>Zaman Renaissesus</strong></p>
<p>Pada zaman ini di beberapa negara Eropa, para tokoh keagamaan, ilmu kedokteran dan filsafat mulai menyangkal anggapan bahwa pasien sakit mental tenggelam dalam dunia tahayul.</p>
<p><strong>Era Pra Ilmiah</strong></p>
<p><strong><em>Kepercayaan Animisme</em></strong></p>
<p>Sejak zaman dulu gangguan mental telah muncul dalam konsep primitif, yaitu kepercayaan terhadap faham animisme bahwa dunia ini diawasi atau dikuasai oleh roh-roh atau dewa-dewa. Orang Yunani kuno percaya bahwa orang mengalami gangguan mental, karena dewa marah kepadanya dan membawa pergi jiwanya. Untuk menghindari kemarahannya, maka mereka mengadakan perjamuan pesta (sesaji) dengan mantra dan kurban.</p>
<p><strong><em>Kepercayaan Naturalisme</em></strong></p>
<p>Suatu aliran yang berpendapat bahwa gangguan mental dan fisik itu akibat dari alam. Hipocrates (460-367) menolak pengaruh roh, dewa, setan atau hantu sebagai penyebab sakit. Dia mengatakan, jika anda memotong batok kepala, maka anda akan menemukan otak yang basah, dan mencium bau amis. Tapi anda tidak akan melihat roh, dewa, atau hantu yang melukai badan anda.</p>
<p>Seorang dokter Perancis, Philipe Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat politik dan sosial yang baru untuk memecahkan problem penyakit mental. Dia terpilih menjadi kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris. Di rumah sakit ini, pasiennya dirantai, diikat ketembok dan tempat tidur. Para pasien yang telah di rantai selama 20 tahun atau lebih, dan mereka dianggap sangat berbahaya dibawa jalan-jalan di sekitar rumah sakit. Akhirnya, diantara mereka banyak yang berhasil, mereka tidak lagi menunjukkan kecenderungan untuk melukai atau merusak dirinya.</p>
<p><strong>Era Modern</strong></p>
<p>Perubahan luar biasa dalam sikap dan cara pengobatan gangguan mental terjadi pada saat berkembangnya psikologi abnormal dan psikiatri di Amerika pada tahun 1783. Ketika itu Benyamin Rush (1745-1813) menjadi anggota staf medis di rumah sakit Pensylvania. Di rumah sakit ini ada 24 pasien yang dianggap sebagai <em>lunatics</em> (orang gila atau sakit ingatan). Pada waktu itu sedikit sekali pengetahuan tentang penyebab dan cara menyembuhkan penyakit tersebut. Akibatnya pasien-pasien dikurung dalam ruang tertutup, dan mereka sekali-kali diguyur dengan air.</p>
<p>Rush melakukan suatu usaha yang sangat berguna untuk memahami orang-orang yang menderita gangguan mental tersebut melalui penulisan artikel-artikel. Secara berkesinambungan, Rush mengadakan pengobatan kepada pasien dengan memberikan dorongan (motivasi) untuk mau bekerja, rekreasi, dan mencari kesenangan.</p>
<p>Pada tahun 1909, gerakan <strong><em>mental Hygiene</em></strong> secara formal mulai muncul. Perkembangan gerakan mental hygiene ini tidak lepas dari jasa Clifford Whitting Beers (1876-1943) bahkan karena jasanya itu ia dinobatkan <strong><em>sebagai The Founder of the MentalHygiene Movement</em></strong>.� Dia terkenal karena pengalamannya yang luas dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental dengan cara yang sangat manusiawi.</p>
<p>Secara hukum, gerakan <em>mental hygiene</em> ini mendapat pengakuan pada tanggal 3 Juli 1946, yaitu ketika presiden Amerika Serikat menandatangani <em>The National Mental Health Act</em>., yang berisi program jangka panjang yang diarahkan untuk meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat.</p>
<p style="text-align:right;"><strong><em>Syamsu Yusuf. 2009. Mental Hygiene. Bandung : Maestro</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=162&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/04/01/sejarah-perkembangan-kesehatan-mental/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Definisi kesehatan mental</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/03/26/definisi-kesehatan-mental/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/03/26/definisi-kesehatan-mental/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Mar 2011 15:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Kesehatan diambil dari kata sehat. Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. Pengertian sehat tersebut sejalan dengan pengertian sehat menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=159&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kesehatan diambil dari kata sehat. Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari <a href="http://dahlanforum.wordpress.com/2009/03/25/kelainan-dan-penyakit-pada-ginjal/" target="_blank">penyakit</a>, cacat, dan kelemahan. Pengertian sehat tersebut sejalan dengan pengertian sehat menurut <a href="http://mengerjakantugas.blogspot.com/search/label/Organisasi" target="_blank">Organisasi</a> Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 sebagai berikut: Sehat adalah suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, dan sosial.</p>
<p>Sedangkan mental adalah pikiran, perasaan (jiwa), dan perilaku.</p>
<p>Jadi kesehatan mental menurut saya berdasarkan pengertian di atas adalah kondisi di mana badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial berjalan dengan normal dan terbebas dari segala jenis gangguan pikiran, perasaan(jiwa) dan perilaku.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=159&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/03/26/definisi-kesehatan-mental/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anonimitas dalam penggunaan aplikasi internet</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/anonimitas-dalam-penggunaan-aplikasi-internet/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/anonimitas-dalam-penggunaan-aplikasi-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 06:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Privasi dan Anonimitas di Internet Privasi dan anonimitas dalam kehidupan sehari-hari adalah sesuatu yang biasa dilakukan, namun tidak demikian halnya dengan di internet. Tanpa anda sadari, saat anda menjelajah web, chatting bahkan FTP sekalipun, sebagian kecil identitas diri anda telah diketahui oleh pengelola service yang bersangkutan atau bahkan orang lain. Banyak alasan seseorang harus menjaga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=156&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/08/privasi-dan-anonimitas-di-internet/">Privasi dan Anonimitas di Internet </a></strong></p>
<p>Privasi dan anonimitas dalam kehidupan sehari-hari adalah sesuatu yang biasa dilakukan, namun tidak demikian halnya dengan di internet. Tanpa anda sadari, saat anda menjelajah web, chatting bahkan FTP sekalipun, sebagian kecil identitas diri anda telah diketahui oleh pengelola service yang bersangkutan atau bahkan orang lain.</p>
<p>Banyak alasan seseorang harus menjaga identitas di internet. Mungkin anda ingin mencari pekerjaan baru tapi anda masih terikat dengan pekerjaan sekarang atau mungkin anda seorang aktivis, yang hanya ingin menyampaikan pendapat anda tanpa takut diintimidasi oleh pihak manapun hanya karena identitas anda. Dengan alasan dan tujuan apapun, mengumpulkan informasi tentang anda tentu saja mengurangi kebebasan dan kemerdekaan anda sebagai individu di internet.</p>
<p><strong>Apa itu privasi?</strong><br />
Privasi adalah kebebasan pribadi. Mungkin ada baiknya jika diberikan sebuah asosiasi untuk mempermudah pengertian. Sebagai contoh, ketika anda mengirim surat kepada teman, tentu dengan amplop tertutup bukan? Walaupun mungkin isinya tidak penting. Mengapa anda tidak mengirimkannya dengan kartu pos? Nah dari contoh ini, anda tentu sudah bisa menarik kesimpulan yang intinya, anda tidak ingin orang lain membaca surat anda.</p>
<p>Di internet hal demikian susah didapat, e-mail yang anda kirimkan adalah text murni. Orang lain bisa saja membaca surat anda. Bagi yang berada di kantor dan koneksi ke internet dengan proxy server kantor, admin bisa kapan saja membaca isi surat yang anda kirimkan. Lebih buruk lagi, e-mail anda dapat dipalsukan misalnya mengirimkan e-mail atas nama anda kepada orang lain dan tidak ada yang bisa anda lakukan untuk membuktikan bahwa e-mail tersebut bukan kiriman anda sendiri.</p>
<p>Untuk mencegah hal demikian, diperlukan sebuah program yang dapat mengacak (encrypt) e-mail anda sekaligus memverifikasi bahwa e-mail tersebut adalah benar-benar anda sendiri yang mengirimnya. Program yang dimaksud adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pretty_Good_Privacy">PGP</a> (Pretty Good Privacy). Dengan PGP bukan saja surat anda tidak dapat dibaca oleh pihak lain melainkan keabsahannya juga terjaga.</p>
<p>Hal lain yang perlu diperhitungkan dalam menjaga privasi adalah <a href="http://www.garykessler.net/library/steganography.html">steganografi</a>. Steganografi adalah seni menyembunyikan sesuatu ke dalam sesuatu. Penjelasan ini mungkin agak membingungkan. Tapi percayakah anda jika e-mail anda dapat disembunyikan di dalam file BMP atau WAV? Hal tersebut dapat dilakukan dengan steganografi. Jika anda mengirimkan e-mail anda dalam keadaan terenkripsi maka mungkin sesorang dapat dengan sengaja memblokir e-mail anda dan menghapusnya, karena kesal tidak dapat membaca e-mail anda. Pesan anda tidak akan pernah sampai. Tapi bagaimana jika anda mengirimkan e-mail biasa dengan body kosong bersubjek “Foto reuni” dan attachment berupa file BMP? Tentu orang akan berasumsi bahwa yang anda kirim hanyalah foto dan tidak ada apapun yang menarik untuk diperhatikan. Di lain pihak, rekan rahasia anda mengetahui anda mengirimkan e-mail lewat foto BMP tersebut dan mendeskripsinya dengan software khusus steganografi maka e-mail anda selamat sampai tujuan dalam keadaan utuh. Hal ini dapat dikombinasikan dengan PGP sehingga walaupun seseorang tahu bahwa anda mengirimkan e-mail lewat file gambar namun tetap tidak dapat mengamati apa yang telah anda tulis.</p>
<p><strong>Apa itu anonimitas?</strong><br />
Anonimitas adalah tidak beridentitas. Untuk mempermudah pengertian maka akan diberikan sebuah contoh. Bagi anda yang ikut pemilu tentu saja sewaktu nyoblos anda tidak menuliskan nama anda pada kertas suara. Ini untuk menjamin kerahasiaan pada saat pemilu.</p>
<p>Privasi dan anonimitas adalah 2 hal yang sangat erat kaitannya dan mirip. Tapi prinsipnya Anonimitas adalah untuk privasi sedangkan privasi belum tentu membutuhkan anonimitas, walaupun biasanya memerlukan. Privasi bisa saja didapat dengan menerapkan sekuritas misalnya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Encryption">enkripsi</a>. Contohnya, anda bisa mengirimkan e-mail yang disertai alamat dan nama anda, namun isinya diacak dengan PGP untuk mencegah orang lain melihat isi e-mail anda.</p>
<p>Di media digital seperti internet, apapun service yang anda gunakan sedikitnya anda telah membuka identitas anda sendiri. Bagaimana dan apa tentang diri anda yang bisa diketahui orang lain dibahas di bawah ini.</p>
<ul>
<li><strong>E-mail</strong><br />
Salah jika anda beranggapan e-mail yang tidak berisi nama dan e-mail asli      anda tidak dapat dilacak kembali. Atau, sangatlah aman memakai free web      based e-mail seperti Yahoo dll. Ini adalah persepsi salah yang sangat      banyak ditemui. Setiap e-mail yang dikirim telah dicap dengan IP anda yang      terdapat di header e-mail. Free web based e-mail selalu menyertakan IP      anda di setiap e-mail yang dikirim.</li>
<li><strong>WWW</strong><br />
Setiap kali berkunjung ke situs apapun, sedikitnya anda telah membuka      informasi tentang darimana asal anda. Banyak situs web internet      menggunakan fasilitas log IP untuk mengetahui darimana asal pengunjungnya.      Cookie yang ditanam di PC anda akan memberikan informasi ke web server      asal tentang berapa kali anda berkunjung ke situs yang bersangkutan, sudah      berapa kali anda belanja online, sudah pernahkah anda melihat iklan banner      ABC dll. Sedangkan web browser sendiri akan mengekspos versi browser,      sistem operasi, resolusi dll.</li>
<li><strong>FTP</strong><br />
Mendownload di server FTP juga akan mengekspos tentang darimana asal dan      provider anda. IP anda akan di log selama anda berada di dalam server FTP      tersebut.</li>
<li><strong>IRC</strong><br />
Dengan menggunakan nick name dan real name yang palsu tidak menjamin      identitas anda tidak akan diketahui orang lain. Sekali lagi, IP memegang      peranan penting disini. Anda dapat diketahui darimana anda berasal dan      memakai provider apa dengan bermodal IP anda.</li>
</ul>
<p>Dari penjelasan di atas, anda mungkin bertanya-tanya. Apa sih IP itu? IP adalah singkatan dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_Protocol">Internet Protocol</a>, berupa sederetan nomor oktet dengan bentuk aaaa.bbbb.cccc.dddd. Tanpa adanya IP ini anda tidak mungkin dapat menggunakan internet. Dapat diibaratkan bahwa IP adalah nomor telepon, jadi setiap anda ingin dihubungi orang lain tentu orang tersebut harus mengetahui nomor telepon anda baru bisa berhubungan.</p>
<p><strong>Saya mengerti, lalu bagaimana caranya?</strong><br />
Untuk melindungi privasi anda ada beberapa cara yang dapat diterapkan berdasarkan servis internet yang anda gunakan. Jika anda menggunakan WWW, maka gunakanlah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Web_proxy">web proxy</a>. E-mail gunakan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Remailer">remailer</a> atau “<a href="http://www.iusmentis.com/technology/remailers/nym.html">nym account</a>”. IRC, gunakan Wingate proxy.</p>
<p><strong>Privasi atau tidak?</strong><br />
Adalah sesuatu yang kontroversial untuk menetapkan apakah privasi perlu diterapkan di internet atau tidak. Di satu sisi privasi adalah hak asasi, di lain sisi fasilitas untuk ini sering disalahgunakan dengan tujuan iseng atau balas dendam misalnya posting anonim dengan pesan yang disertai flame.</p>
<p>Pemerintah Amerika Serikat sangat anti terhadap masalah privasi. Ini terbukti dari larangan ekspor teknologi enkripsi bit tinggi ke luar AS. Mereka ingin mengontrol/menyensor semua e-mail yang masuk ke atau keluar dari AS. Dikhawatirkan jika teknologi enkripsi bit tinggi (di atas 64 bit) tersebar ke luar maka <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/United_States_Secret_Service">agen rahasia AS</a> akan sulit melacak dan mengawasi e-mail yang akan mereka monitor terhadap pihak-pihak tertentu di luar AS yang dicurigai melakukan tindak kejahatan tingkat tinggi/internasional. Enkripsi ber-bit tinggi hanya boleh dipakai di dalam AS karena masih dalam wewenang pemerintah AS. Privasi dan anonimitas adalah bagaikan pisau bermata dua. Di tangan yang benar menjadikannya berguna dan di tangan yang salah menjadikannya bencana.</p>
<p><a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/08/privasi-dan-anonimitas-di-internet/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/08/privasi-dan-anonimitas-di-internet/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=156&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/anonimitas-dalam-penggunaan-aplikasi-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>E-mail</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/e-mail/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/e-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 06:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[E-mail atau electronic mail sudah pasti tidak asing lagi bagi kita semua. Hampir setiap orang mempunyai e-mail. Setiap hari, jutaan e-mail dikirim melalui internet. Adalah Ray Tomlinson seorang insinyur yang pertama kali mengirim sebuah e-mail pada tahun 1971. Sebelumnya, pesan atau surat elektronik hanya dapat dikirim dalam satu mesin atau komputer saja. Tetapi, Tomlinson membuktikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=154&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>E-mail</strong> atau <em>electronic mail</em> sudah pasti tidak asing lagi bagi kita semua. Hampir setiap orang mempunyai <strong>e-mail</strong>. Setiap hari, jutaan <strong>e-mail</strong> dikirim melalui internet. Adalah <a title="Ray Tomlinson" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ray_Tomlinson" target="_blank">Ray Tomlinson</a> seorang insinyur yang pertama kali mengirim sebuah <strong>e-mail</strong> pada tahun 1971.</p>
<p>Sebelumnya, pesan atau surat elektronik hanya dapat dikirim dalam satu mesin atau komputer saja. Tetapi, <em>Tomlinson</em> membuktikan bahwa surat elektronik tersebut dapat dikirimkan ke komputer lain melalui jaringan internet. Dengan menggunakan tanda &#8220;<em>@</em>&#8221; sebagai pembeda antara nama pengirim dengan nama mesinnya.</p>
<p>Pada awalnya, <strong>e-mail</strong> hanya sebuah surat yang berisikan <em>text</em> dan kemudian dikirimkan kepada penerimanya. Namun, sekarang ini dengan adanya fasilitas untuk menambah pelengkap (<em>attachment</em>), kita bisa menambahkan data tambahan seperti gambar, dokumen, dan lainnya untuk dikirim melalui <strong>e-mail</strong>.</p>
<p>Untuk dapat melihat <strong>e-mail</strong> yang kita terima dibutuhkan sebuah <em>e-mail client</em>. Ada beberapa <em>e-mail client</em> yang sudah tidak asing lagi, seperti Microsoft Outlook, Outlokk Express, Eudora, atau Pegasus.</p>
<p>Namun, bagi orang-orang yang berlangganan pada <em>e-mail client</em> seperti <em>Yahoo!</em>, <em>Google</em>, atau <em>Hotmail</em> dapat melihat e-mail yang masuk di <em>web-page</em> tersebut.</p>
<p>Apapun <em>e-mail client</em> yang kita gunakan, biasanya mereka akan menyediakan beberapa hal seperti ini:</p>
<ul>
<li>Menampilkan pesan (<em>message</em>) yang ada dalam kotak      masuk (<em>mailbox</em>) kita dengan menampilkan semua <em>header</em> dari <em>message</em>.      <em>Header</em> tersebut juga menampilkan siapa yang mengirimkan <em>message</em> tersebut, subjeknya dan juga tanggal waktu pengiriman.</li>
<li>Jika kita memilih salah satu <em>header</em>, maka      keseluruhan tubuh <em>message</em> akan tampil.</li>
<li>Kita juga bisa mengirimkan sebuah <em>message</em> dengan      menuliskan subjek dan alamat penerimanya. Kemudian kita bisa menulis      keseluruhan <em>message</em> yang ingin kita kirimkan.</li>
<li>Kita juga bisa menambahkan <em>attachment</em> pada <em>message</em> yang akan kita kirimkan dan menyimpan <em>attachment</em> yang kita dapat      dari <em>message</em> yang kita terima dari orang lain.</li>
</ul>
<p>Untuk <strong>e-mail</strong> yang memberikan layanan melalui akses internet atau <em>web-page</em> sering juga disebut dengan <strong>web-mail</strong>. Ini adalah <strong>e-mail</strong> yang umum kita kenal, seperti <em>Yahoo! Mail</em>, <em>Gmail</em>, <em>Hotmail</em>, atau <em>AOL Mail</em>.</p>
<p>Keuntungan dari <strong>e-mail</strong> jenis ini adalah kita bisa melihat kotak masuk (<em>inbox</em>) <strong>e-mail</strong> kita melalui jaringan internet. Sebaliknya, jika kita tidak terkoneksi dengan jaringan internet, maka kita tidak akan dapat melihat <em>message</em> yang baru atau mengirimkan sebuah <em>message</em> baru.</p>
<p>Dimulai pada tahun 1997, layanan <em>Hotmail</em> diperkenalkan dan langsung menjadi <strong>web-mail</strong> terpopuler pertama. Setelah kesuksesan <em>Hotmail</em>, <em>Yahoo!</em> mengeluarkan layanan <em>Yahoo! Mail</em> yang terus berkembang dan menjadi sangat terkenal. Pada tahun 2004, <em>Google</em> juga</p>
<p>memperkenalkan layanan <em>Gmail</em>-nya dengan menambahkan beberapa fitur baru yang tidak ada pada <strong>web-mail</strong> yang lain.</p>
<p>Tidak ada yang bisa mengatakan layanan <strong>web-mail</strong> mana yang paling bagus. Semuanya ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Bahkan <em>Google</em>, <em>Yahoo!</em>, dan <em>Microsoft</em> sendiri tidak berani mengatakan bahwa layanan <strong>web-mail</strong> mereka adalah yang paling bagus. Tentunya anda punya tanggapan sendiri bukan, tentang layanan <strong>web-mail</strong> mana yang paling bagus?</p>
<p style="text-align:right;"><a href="http://www.belajar-sendiri.com/2010/01/sejarah-awal-dan-perkembangan-e-mail.html?utm_source=feedburner&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=Feed%3A+semangatgoeunchan+%28Belajar+Sendiri%29">dari berbagai sumber<br />
</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=154&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/e-mail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cybersex</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/cybersex/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/cybersex/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 06:36:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Internet telah menjangkau hampir semua lini kehidupan. Pemanfaatannya sendiri sudah sangat meluas, baik dengan niat positif maupun negatif. Bagaimana dengan cybersex? Cybersex dapat didefinisikan sebagai segala aksi seksual yang didapat dari surfing di situs media elektronik. Aktivitas tersebut merangsang fantasi dan hasrat seksualnya, serta memuaskan kebutuhan erotisnya. Terutama mereka yang rutin mengunjungi situs seks. Situs [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=152&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Internet telah menjangkau hampir semua lini kehidupan. Pemanfaatannya sendiri sudah sangat meluas, baik dengan niat positif maupun negatif. Bagaimana dengan <em>cybersex?</em></p>
<p><em>Cybersex</em> dapat didefinisikan sebagai segala aksi seksual yang didapat dari <em>surfing </em>di situs media elektronik. Aktivitas tersebut merangsang fantasi dan hasrat seksualnya, serta memuaskan kebutuhan erotisnya. Terutama mereka yang rutin mengunjungi situs seks.<br />
Situs ini bisa didapat dari <em>websites</em>, <em>chat-rooms</em> dengan <em>web cams</em>, <em>video streaming</em>, dan pesan singkat (SMS). Demikian dipaparkan Dr Eugene Viljoen, seorang seksolog pada <em>Health24.</em></p>
<p>Lebih jauh ia menyatakan, sebanyak 6,5 persen pengunjung internet pria merupakan pelaku <em>compulsive cybersex</em>. Kondisi ini dapat menuntunnya pada masalah serius, baik internal maupun eksternal.</p>
<p>Masalah psikologis (internal) termasuk depresi berat, pikiran untuk bunuh diri, rendahnya penghargaan diri, rasa putus asa, gelisah, kesendirian, konflik moral, kontrakdisi antara nilai etika dan perilaku, takut ditinggalkan, degradasi spiritual, berubah pikiran, penyesalan mendalam, membohongi diri sendiri, dan sebagainya. Sedangkan pengaruh <em>cybersex </em>secara eksternal bisa melibatkan keluarga dan pekerjaannya.</p>
<p>Masalah bermula saat fantasi <em>online </em>dilakukan dengan lebih intens ketimbang hubungan <em>off-line </em>atau interaktif dengan orang lain<em>. </em>Rata-rata pelaku melakukan <em>cybersex </em>5,7 jam per minggu untuk mengunjungi situs porno dan <em>chat room </em>seks. Mereka mengurangi waktu untuk beraktivitas seksual dengan pasangan. Akibatnya, mereka terisolasi dari kehidupan nyata hingga meningkatkan perilaku dan fantasi seksualnya.</p>
<p>Alasan kebanyakan pelaku adalah melepaskan stres dan bukan untuk alasan hiburan. Biasanya, mereka memanfaatkan <em>cybersex </em>untuk mendapatkan sesuatu yang tidak mereka dapatkan di kehidupan nyata.</p>
<p><strong>Pecandu </strong><em><strong>cybersex</strong></em></p>
<p>Sebanyak 70-75 persen pelaku <em>cybersex </em>sering kali berpikir untuk bunuh diri, agar bisa keluar dari depresi dan perasaan kesepian. Mereka cenderung sulit membangun hubungan dengan orang lain. Bahkan, 40 persen di antaranya mengalami masalah pernikahan yang berat; tidak lagi berhubungan dengan keluarga dan tak bisa diandalkan untuk menjadi <em>role model </em>bagi anak-anak maupun istri.</p>
<p>Faktanya, 72 persen pecandu mengatakan, mereka diperlakukan kasar secara fisik saat berusia anak-anak, 81 persen diperlakukan kasar secara seksual, sementara 97 persen dilaporkan telah diperlakukan kasar secara emosional dalam kehidupan mereka.</p>
<p>Kesehatan seksual adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman hidup. Termasuk di dalamnya adalah berhubungan seks dengan pasangan, masturbasi, dan sebagainya.</p>
<p>Para pecandu <em>cybersex </em>memanfaatkan perilakunya untuk mengatasi kebosanan, kegelisahan, menjadikan diri penting, diinginkan, dan punya kekuatan. Padahal, perilaku tersebut adalah sebuah manipulasi yang terbungkus dalam sebuah &#8220;<em>web </em>kebohongan&#8221;.</p>
<p>Mereka cenderung menemukan diri dalam lingkaran setan. Sebuah <em>treatment </em>yang tepat bisa membantunya keluar dari lingkaran tersebut. Untuk hasil terbaik, mereka harus menjalani terapi perilaku kognitif di samping pengobatan medis.</p>
<p><a href="http://www.kematian.biz/article/teknologi/sekelumit-tentang-kecanduan-cybersex.html">http://www.kematian.biz/article/teknologi/sekelumit-tentang-kecanduan-cybersex.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=152&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/cybersex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara, sarana, jenis hubungan, dan perangkat yang dibutuhkan untuk terhubung ke internet</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/cara-sarana-jenis-hubungan-dan-perangkat-yang-dibutuhkan-untuk-terhubung-ke-internet/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/cara-sarana-jenis-hubungan-dan-perangkat-yang-dibutuhkan-untuk-terhubung-ke-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 06:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Internet merupakan jaringan komputer yang saling terkoneksi. Oleh karenanya supaya komputer kita bisa terhubung kedalam internet maka harus dilengkapi persyaratan sebagai berikut: 1. Dukungan hardware 2. Dukungan software 3. Daftar kesalah satu penyedia jasa internet (ISP) Hardware (Perangkat Keras Komputer) * CPU atau disebut juga dengan processor, minimal Pentium I yang mempunyai prekuensi 100 MHz [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=148&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_RSjIvPjxioY/SfEXL9CHU7I/AAAAAAAAAV8/B2ThR4qBfhc/s1600-h/jaringan.jpg"><strong></strong></a>Internet merupakan jaringan komputer yang saling terkoneksi. Oleh karenanya supaya komputer kita bisa terhubung kedalam internet maka harus dilengkapi persyaratan sebagai berikut:</p>
<p>1. Dukungan hardware<br />
2. Dukungan software<br />
3. Daftar kesalah satu penyedia jasa internet (ISP)</p>
<p>Hardware (Perangkat Keras Komputer)</p>
<p>* CPU atau disebut juga dengan processor, minimal Pentium I yang mempunyai prekuensi 100 MHz disarankan lebih tinggi lebih baik, dan apa bila lebih rendah maka itu berpengaruh pada proses kerja komputer akan lambat.</p>
<p>Penggolongan processor diukur dengan frekuensinya (speed)<br />
- Pentium I mulai speed 90 MHz – 233 MHz<br />
- Pentium II mulai speed 300 MHz – 400 MHz<br />
- Pentium III mulai speed 450 MHz – 900 MHz<br />
- Pentium 4 mulai speed 1 GHz – 4.3 GHz bahkan ada yang lebih tinngi lagi<br />
* RAM (random acces memory) atau disebut juga memori, minimal menggunakan 16 MB (mega byte) tetapi bagus nya lagi 32 MB dan disarankan 64 MB, bila lebih tinggi maka lebih bagus untuk kerjanya komputer akan lebih cepat lagi.</p>
<p>* Hard disk, sebagai tempat menyimpan program-program komputer baik itu program system, aplikasi, browser atau program pendukung dalam internet. Dan harddisk juga dapat untuk menyimpan file-file yang diambil (download) dari internet. Hard disk minmal 800 MB lebih tinggi lagi lebih baik, dan bila kita menginginkan penyimpanan data lebih cepat lagi gunakan harddisk SCASI yang rpm nya 7200 yang mempunyai kapasitas 20 GB bahkan sekarang banyak yang lebih besar lagi.</p>
<p>* VGA (Video Grafik Array)<br />
yang berfungsi untuk memberikan tampilan ke layar, vga minimal 1 MB tetapi lebih tinggi lebih baik, apa lagi bila ada tampilan yang memerlukan resolusi tinggi misalkan 64 MB atau 128 MB.</p>
<p>* Sound Card<br />
, yang berfungsi untuk menampilkan data berbentuk suara ke dalam speaker, karena bila kita menampilkan mp3 atau film atau tampilan lainnya dalam internet bisa kita langsung didengarkan suaranya.</p>
<p>* Monitor<br />
, minimal 14 inci lebih besar lebih bagus akan memberikan keleluasaan kita dalam melakukan editing (penyuntingan).</p>
<p>* Modem (modulasi demodulator), yang berfungsi untuk merubah sinyal digital kesinyal analog dan sebaliknya untuk merubah dari sinyal analog ke sinyal digital. Modem dibagi menjadi dua macam, ada modem Internal dan ada modem eksternal. Modem internal adalah modem yang dipasang dalam motherboard dangan cara ditancapkan pada card yang tersedia. Sedangkan modem eksternaladalah modem yang dipasang diluar CPU dengan menggunakan soket USB atau COM 1. Kecepatan modem minimal ada yang 28.800 bps (bits per second) tetapi kebanyakkan modem yang dijual dipasaran sekitar 56 kbps. Modem adalah perangkat hardware tambahan yang mana alat inilah yang memungkinkan komputer anda untuk berbicara dengan komputer lain melalui kabel telpon.</p>
<p>* Telepon, Modem memerlukan telepon untuk melakukan tugasnya. Proses pada saat modem terhubung dengan telepon dan anda memulai hubungan dengan Internet Service Provider pada dasarnya sama dengan proses anda menelepon biasa. Jika ada yang menelepon anda saat anda menggunakan modem, maka dia akan menerima nada sibuk dan tidak bisa menghubungi anda. Karena modem dan telepon berkaitan erat, kecepatan modem juga sangat berpengaruh terhadap rekening telepon yang harus anda bayar setiap bulan. Sehingga, modem yang cepat akan lebih menghemat uang daripada modem yang lambat. Jadi dengan telepon inilah yang akan menghubungkan antara semua komputer dalam jaringan global yang disebut dengan internet.</p>
<p>Software (Perangkat Lunak Komputer)</p>
<p>Perangkat lunak merupakan program-program komputer yang dapat mengoperasikan dan memaksimalkan kerjanya komputer. Ada beberapa program yang diperlukan diantaranya:</p>
<p>* Program Sistem,<br />
Merupakan system operasi dalam komputer yang dapat mengaktifkan dan mendeteksi semua perangkat-perangkat yang terhubung dalam komputer baik hardware maupun software. Sistem operasi yang dapat digunakan untuk internet diantaranya Windows 95, Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows NT, Windows 2003, Windows Xp, Windows Vista, Linux, Unix, Macintos.</p>
<p>* Program Aplikasi,<br />
misalnya software grafis contoh Corel Drow, Photo Editor, Adobe Photoshop, dan lain-lain. Software Multimedia misalkan animasi contoh flash<br />
, audio, musik, musik dan video. Software pengolah kata dan pengolah angka, software database, dan software penerbit (Desktop Publising)contoh scribus<br />
.</p>
<p>* Program Browser,<br />
program inilah yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan internet dan yang dapat membuka halaman-halaman web dalam internet. Browser disebut juga web browser. Contoh program browser adalah: Internet Explorer, Mozilla, Netscape Navigator, Opera, Linx, Mosaic dan lain-lain.</p>
<p>* Program AntiVirus, ini berfungsi untuk mencegah dan meminimalisir masuknya virus kedalam komputer kita dan sekaligus membersihkan virus dalam komputer kita. Contoh program antivirus antara lain Symantec Norton Antivirus, Kaspersky Antivirus, Panda Antivirus, dll.</p>
<p>* Cute FTP, Go! Zilla, dan WSFtp adalah software khusus untuk mentransfer file.</p>
<p>* Program E-mail, adalah program yang difungsikan untuk menerima dan mengirim e-mail yang ada dalam internet. Diantaranya gmail, internet mail, Outlook Express, Netscape Mail. Pine, Eudora, Pegasus, Mutt, dll.</p>
<p>* Program Chatting, adalah program untuk berkomunikasi dalam internet bisa melalui tulisan atau bisa juga dengan suara bahkan bisa langsung kelihatan gambarnya atau avatar kita dalam program tersebut. Contoh program yang banyak digunakan mIRC, Yahoo Messenger, ICQ, AOL, MSN Messenger, NetChat, Jember Messenger, Message Pall, Odigo, EWZY, Wuwu, dll.</p>
<p>* ISP (Internet Service Provider),<br />
Untuk bisa bergabung dengan internet, anda harus mempunyai akses dengan cara berlangganan ke penyedia jasa internet atau yang lebih sering disebut dengan Internet Service Provider (ISP). Internet Service Provider adalah perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan kepada anda untuk berhubungan dengan internet. Untuk mengakses anda cukup menghubungi Internet Service Provider melalui komputer dan modem, selanjutnya Internet Service Provider akan mengurus detail-detail yang diperlukan untuk berhubungan dengan internet, termasuk biaya SLJJ koneksi tersebut. Jadi misalnya ketika anda sedang mengakses homepage luar negeri, maka Internet Service Provider-lah yang menanggung biaya hubungan ke luar negeri. Anda cukup membayar biaya pulsa lokal yang digunakan untuk menghubungi Internet Service Provider tadi. Saat ini telkom menyediakan fasilitas TelkomNet@Instant yang bersifat semi ISP, dimana kita bisa mengakses internet melalui telkom tanpa harus berlangganan ke ISP tertentu, biaya pemakaian dihitung berdasarkan menit pemakaian. Saat buku ini disusun, biaya permenitnya adalah Rp. 150 tambah PPn 10%, sekitar Rp. 9.900/jam. Jika kita menggunakan internet tidak rutin, fasilitas ini lebih baik.<br />
Contoh ISP yang ada di Indonesia: Radnet, PT Telkom, Meganet, PT Pos Indonesia (wasantara), Indosat net, dll.</p>
<p>Internet adalah jaringan komputer global, artinya merupakan jaringan komputer skala luas yang titik-titik atau node-nya (atau ‘anggota’-nya) berupa komputer maupun jaringan komputer. Terhubung ke Internet artinya tersambung ke jaringan global tersebut. Saat ini terdapat berbagai cara agar sebuah komputer (atau jaringan komputer) terhubung ke Internet.</p>
<p>Cara-cara terhubung ke Internet antara lain adalah:</p>
<ul>
<li>Melalui telepon kabel, bisa      mengakses Internet secara dial-up, sewa jaringan (leased line), atau      menggunakan layanan transmisi digital menggunakan modem DSL (Digital      Subscriber Line).</li>
<li>Melalui telepon nirkabel, baik      yang berteknologi GSM (Global System for Mobile Communications) maupun      berteknologi CDMA (Code Division Multiple Access).</li>
<li>Melalui televisi kabel atau      televisi berlangganan.</li>
<li>Melalui gelombang mikro.</li>
<li>Melalui layanan wireless access      point.</li>
</ul>
<p>a. Melalui Telepon Kabel<br />
Telepon kabel atau yang biasa disebut jaringan telepon publik (public telephone service network) dapat digunakan untuk mengakses layanan Internet, selain sebagai sarana komunikasi suara dan faksimili. Diperlukan perangkat yang disebut modem untuk menghubungkan jalur telepon kabel ke komputer. Pada akses dial up pengguna perlu menghubungi dahulu (dengan menggunakan komputer) nomor akses khusus yang disediakan untuk layanan Internet oleh penyedia jasa layanan. Salah satu penyedia jasa layanan Internet, misalnya, menyediakan nomor telepon 0809 8 9999 sebagai nomor akses untuk layanan Internetnya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus memiliki seperangkat komputer, pengguna juga harus memiliki modem dan berlangganan akses Internet ke penyedia jasa layanan Internet. Jadi selain harus membayar biaya telepon, pengguna juga harus membayar biaya akses Internet. Penyedia jasa layanan Internet yang sekaligus penyedia jasa telekomunikasi bisa menyatukan biaya itu dalam satu tarif terpadu. Layanan Telkomnet Instan dengan akses telepon 0809 8 9999 adalah layanan yang menyatukan tarif akses internet sekaligus tarif jasa telekomunikasi.</p>
<p>Tarif akses Internet dengan cara dial up melalui telepon kabel biasanya dihitung berdasarkan lamanya digunakan atau lamanya pengguna terhubung ke penyedia jasa layanan Internet, meskipun bisa juga berdasarkan pada jumlah data yang diakses. Sama seperti penggunaan telepon, akses Internet juga dapat menggunakan sistem bayar di depan (prabayar) maupun sistem bayar di belakang (pasca bayar). Sistem bayar di depan umumnya menggunakan voucher khusus yang dapat digunakan selama waktu tertentu atau untuk sejumlah data yang diakses.</p>
<p>Jaringan telepon kabel juga dapat dimanfaatkan untuk akses Internet dengan menggunakan teknologi DSL (digital subscriber line). Teknologi ini memungkinkan lalu lintas data terpisah dari lalu lintas percakapan telepon sehingga saluran yang sama dapat digunakan untuk mengakses Internet tanpa mengganggu aktivitas bertelepon. Untuk dapat menggunakan layanan ini, calon pengguna harus memiliki seperangkat komputer, satu jalur telepon kabel, dan modem khusus yaitu modem DSL. Salah satu penyedia jasa layanan internet jenis ini di Indonesia adalah Telkomnet dengan layanan bernama Telkom Speedy, yang menurut promosinya mampu melayani akses Internet sampai 256 kbps (kilobit per detik). Secara teknis, sebenarnya makin jauh pelanggan dari sentral telepon, makin rendah kecepatan aksesnya. Kecepatan akses juga turun apabila jaringan telepon sibuk melayani percakapan.</p>
<p>Jenis layanan lain yang menggunakan telepon kabel sebagai media lalu lintas data adalah layanan yang disebut leased line. Pada prinsipnya, pada jenis layanan ini pengguna menyewa jalur telepon yang secara khusus digunakan untuk mengakses Internet. Penyewa menggunakan saluran yang disewanya ini untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet, dan selanjutnya mengakses Internet. Selain mengakses Internet, pelanggan juga dapat menggunakan saluran yang disewanya ini sebagai media untuk menghubungkan server miliknya ke jaringan Internet. Sewa jaringan ini tentu saja relatif mahal karena terhubung terus-menerus selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.</p>
<p>b. Melalui Telepon Nirkabel<br />
Selain melalui telepon kabel, akses Internet juga dimungkinkan menggunakan telepon nirkabel. Saat ini ada dua jenis teknologi telepon nirkabel (disebut ponsel atau handphone) yang dapat melayani akses Internet, yakni GSM (global system for mobile communications) dan CDMA (code division multiple access). Internet dapat diakses secara langsung menggunakan perangkat telepon tersebut asalkan perangkat yang digunakan memenuhi syarat untuk akse Internet. Cara lain adalah dengan memanfaatkan modem yang biasanya terdapat di dalam handphone tersebut, dan menggunakannya sebagai sarana akses Internet.</p>
<p>Penyelenggara jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi CDMA yang melayani akses Internet antara lain adalah Telkom (dengan layanan Telkom Flexy), Mobile-8 (Fren), Indosat (Starone), dan Esia (Wifone). Ketiga penyelenggara layanan tersebut menyediakan akses dial up dengan tarif berbasis waktu maupun berbasis volume, yang ditagihkan langsung ke dalam tagihan telepon, atau dikurangkan langsung dari nilai vucer yang dimiliki pengguna. Untuk dapat menggunakan layanan Internet melalui ponsel CDMA, pengguna harus memiliki ponsel yang dilengkapi dengan modem dan kartu SIM (subscriber identification module) yang menyediakan layanan tersebut. Pada umumnya penyedia jasa layanan telekomunikasi nirkabel berteknologi CDMA ini menggunakan EVDO (Evolution Data Optimized) sebagai sebagai standar akses datanya.</p>
<p>Beberapa penyedia jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi GSM yang juga menyediakan layanan akses Internet melalui ponsel, antara lain Indosat (Matrix, Mentari), Telkomsel, dan ProXL (layanan Xplore). Akses Internet pada ponsel GSM dapat dilayani dengan menggunakan standar akses data GPRS (generalized packet radio service) ataupun HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). Standar akses data HSDPA saat ini mampu melayani akses data sampai 1,8 Mbps.</p>
<p>c. Melalui Televisi Kabel<br />
Penyedia layanan televisi kabel dapat pula melayani akses Internet dengan memanfaatkan saluran televisi yang dimilikinya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus berlangganan televisi kabel yang juga melayani akses internet tersebut, diperlukan modem khusus yang disebut cable modem. Kecepatan akses data untuk layanan ini mencapai 3 Mbps. Di Indonesia, jenis layanan ini tidak populer karena jumlah pelanggan televisi kabel tidak cukup banyak. Di Indonesia, Kabelvision adalah salah satu layanan Internet melalui saluran televisi kabel yang disediakan oleh LinkNet.</p>
<p>d. Melalui Gelombang Mikro<br />
Layanan akses Internet melalui gelombang mikro pada umumnya digunakan oleh warnet untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet meskipun dapat juga digunakan oleh pelanggan rumahan. Cara ini jauh lebih menguntungkan karena akses gelombang mikro pada frekuensi 2,4 Gigahertz masih bebas biaya, dibanding harus menyewa jaringan leased line.</p>
<p>Untuk dapat mengakses Internet dengan cara ini, pelanggan perlu memiliki perangkat modem khusus untuk wireless access yang dapat menjangkau perangkat pemancar-penerima yang dimiliki oleh penyedia jasa layanan Internet. Biaya akses umumnya ditentukan berdasarkan besarnya kapasitas akses yang dilanggan, umumnya dalam kelipatan 64 kbps (misalnya: 64, 128, 256, 384 kbps, dan seterusnya).</p>
<p>e. Melalui Layanan Wireless Access Point (Hotspot)<br />
Di tempat-tempat publik di kota besar saat ini umumnya tersedia akses Internet gratis maupun berbayar (dengan menggunakan voucher yang bisa dibeli bebas), melalui apa yang disebut sebagai hotspot. Layanan ini bisa diakses menggunakan komputer atau perangkat lain (misalnya ponsel) yang memiliki fasilitas wifi (wireless fidelity).</p>
<p>Artikel dalam Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi) disebutkan bahwa teknologi wifi baru diusulkan dalam paper Brett Stewart pada sebuah konferensi NetWorld/InterOp pada tahun 1993. Baru pada tahun 1998, Nokia mengenalkan istilah hotspot untuk layanan akses nirkabel seperti yang diusulkan Stewart.</p>
<p>Dari sisi teknis sebenarnya layanan ini memanfaatkan teknologi jaringan komputer nirkabel, dan komputer (atau perangkat lain) yang mengakses Internet merupakan bagian dari jaringan tersebut. Pada hotspot gratis, tidak diperlukan penyandian sehingga siapapun asal perangkat yang digunakan mampu mengakses hotspot, ia dapat langsung menikmati layanan Internet.</p>
<p>Pada hotspot berbayar, pengguna yang memerlukan layanan harus membeli voucher yang berisi kode akses. Dengan kode yang ada pada voucher tersebut sebagai password, pengguna dapat mengakses Internet di tempat tersebut selama waktu tertentu dan akan otomatis terputus setelah jatah pemakaiannya habis. Hotel, kafe, mall, bandara, kampus, dan tempat-tempat umum lain di kota-kota besar banyak menyediakan fasilitas hotspot ini.</p>
<p style="text-align:right;">Catatan Rahanto, Kamis, 23 April 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=148&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2011/02/03/cara-sarana-jenis-hubungan-dan-perangkat-yang-dibutuhkan-untuk-terhubung-ke-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>E-Commerce</title>
		<link>http://epifanylimbong.wordpress.com/2010/11/30/e-commerce/</link>
		<comments>http://epifanylimbong.wordpress.com/2010/11/30/e-commerce/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 04:24:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>epifanylimbong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://epifanylimbong.wordpress.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan computer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet. Sementara itu Kalakota dan Whinston mendefinisikan E-Commerce dari beberapa perspektif, yaitu: Perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman, informasi, produk/jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon, atau jalur komunikasi lainnya; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=141&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan computer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.</p>
<p>Sementara itu Kalakota dan Whinston mendefinisikan E-Commerce dari beberapa perspektif, yaitu:</p>
<ol>
<li>Perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman, informasi, produk/jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon, atau jalur komunikasi lainnya;</li>
<li>Perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow;</li>
<li>Perspektif pelayanan, E-Commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang; dan</li>
<li>Perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui internet dan jaringan jasa online lainnya.</li>
</ol>
<p>Perkembangan teknologi informasi terutama internet, merupakan factor pendorong perkembangan e-commerce. Internet merupakan jaringan global yang menyatukan jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi dan interaksi antara satu dengan yang lain diseluruh dunia. Dengan menghubungkan jaringan computer perusahaan dengan internet, perusahaan dapat menjalin hubungan bisnis dengan rekan bisnis atau konsumen secara lebih efisien. Sampai saat ini internet merupakan infrastruktur yang ideal untuk menjalankan e-commerce, sehingga istilah E-Commerce pun menjadi identik dengan menjalankan bisnis di internet.</p>
<p>Pertukaran informasi dalam E-Commerce dilakukan dalam format digital sehingga kebutuhan akan pengiriman data dalam bentuk cetak dapat dihilangkan. Dengan menggunakan sistem komputer yang saling terhubung melalui jaringan telekomunikasi, transaksi bisnis dapat dilakukan secara otomatis dan dalam waktu yang singkat. Akibatnya informasi yang dibutuhkan untuk keperluan transaksi bisnis tersedia pada saat diperlukan. Dengan melakukan bisnis secara elektronik, perusahaan dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Proses transaksi yang berlangsung secara cepat juga mengakibatkan meningkatnya produktifitas perusahaan.</p>
<p>Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.balinter.net/">www.balinter.net</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/epifanylimbong.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/epifanylimbong.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/epifanylimbong.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/epifanylimbong.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/epifanylimbong.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/epifanylimbong.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/epifanylimbong.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/epifanylimbong.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/epifanylimbong.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/epifanylimbong.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/epifanylimbong.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/epifanylimbong.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/epifanylimbong.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/epifanylimbong.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=epifanylimbong.wordpress.com&amp;blog=9384180&amp;post=141&amp;subd=epifanylimbong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://epifanylimbong.wordpress.com/2010/11/30/e-commerce/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4920c0199c5b378c0a32b96795e8c84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">epifanylimbong</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
